Random Artikel

Memuat...

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sifat Keselamatan     Seberapa Pentingkah?

On 23.01

 


SIFAT DARI KESELAMATAN :

SEBERAPA PENTINGKAH ?


Untuk menjawab pertanyaan ini kita perlu bertanya pada Alkitab terlebih dahulu.

A. KESELAMATAN DI DALAM ALKITAB

a.     Perjanjian Lama

Dalam PL kata keselamatan berasal dari bahasa Ibrani ‘yasha’ (nama Yosua (ibrani) dan Yesus (Aram) = penyelamat Yasha mempunyai arti: lebar, leluasa, kebebasan dari tekanan, pembebasan.

Sepanjang PL kata ini dipergunakan dalam banyak arti.

Kita temukan bahwa kata ini dipakai dalam arti keselamatan dari bahaya-bahaya atau penderitaan, jajahan dan tekanan secara hurufia/sesungguhnya.

1.     Kel. 14:13 : Selamat dari penjajahan Mesir.

2.     Kel. 14:30 TUHAN menyelamatkan orang Israel dari tangan orang Mesir.

3.     Kel. 15:2  TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku.

4.     Ul. 20:4 20:4 sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu.

5.     Hak.3:31 Keselamatan dari tindasan.

6.     Maz. 34:6 Keselamatan dari kesesakan.

7.     Maz.106:10 Keselamatan dari tangan musuh.

8.     Yes. 46:13  Keselamatan dari pembuangan dari Babel.

9.     Hos.1:7  Keselamatan dari kerusakan moral.

10.Maz.28:9  Sebagai berkat bagi umat Allah.

 

b.     Perjanjian Baru

1.      Keselamatan dari macam-macam bahaya atau tekanan, atau kesulitan.

Contoh

·         Kis.7:25 Selamat dari aniaya orang Mesir.

·         Kis.27:31 Selamat dari bahaya kapal kandas.

·         Ibr.11:7 Selamat dari air bah.

2.      Keselamatan dalam arti medis.

·         Mark. 5:34 Keselamatan dari penyakit.

·         Yak. 5:15 Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit.

3.      Namun di atas semuanya kata keselamatan (Ibr. ‘Yasha’, Yunani ‘soteria’) paling sering digunakan untuk pembebasan atau penjagaan dari seluruh bahaya-bahaya rohanian atau berkat-berkat rohani.

Contoh

·         II Kor.7:10       Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini.

·         I Tes. 5:9 Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

·          Tit.2:11  Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.

·         Kis. 4:12 keselamatan hanya dalam Yesus Kristus.

·         Luk.19:10  Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."

·         Ef. 2:8  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah.

·         Kis. 16:30  Ia mengantar mereka ke luar, sambil berkata: "Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat, supaya aku selamat?".

·         16:31 Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."

             Jadi secara singkat ayat-ayat ini bisa kita definisikan secara teologis apa itu keselamatan, yaitu karya anugerah Allah yang melaluinya Ia membebaskan orang-orang berdosa, yang beriman dan percaya pada Injil, dari dosa dan akibatnya; membawa mereka masuk dalam hubungan yang baru dan benar dengan diriNya; serta menganugerahkan kepada mereka kekayaan kasih dan anugerahNya.

Berdasarkan pembahasan kita maka jelaslah yang kita maksudkan dengan keselamatan yang dipelajari dalam soteriologi adalah keselamatan dalam Yesus Kristus. Dalam pembahasan soterologi kita telah membahas tentang dosa dan akibatnya maka kita tidak perlu lagi membicarakannya, tetapi baiklah kita langsung mengarahkan perhatian kita kepada penebusan melalui darah Tuhan Yesus dan ketunggalan keselamatan di dalam Dia.

 

Ibrani 1:1-3 TB

Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta. Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi

 

1. Keselamatan hanya melalui darah Tuhan Yesus Kristus

Penggenapan penebusan berkenan dengan apa yang sering kali disebut dengan pendamaian, Alkitab mengatakan bahwa: Yoh. 3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Disini kita memperoleh pewahyuan yang ultimat dan dengan demikian mendapat pikiran manusia yang ultimat pula. Kita tidak dapat dan tidak berani melangkah melampauhi hal ini.

Yohanes 14:6 --- > Tidak ada jalan lain

KPR 4:12 --à Tidak ada nama lain

Roma 8:1-2 -à Tidak ada lagi penghukuman

Yohanes 10 28 -à Tidak ada kuasa yang bisa merampas kita dari tanganNya

dan Aku memberikan hidup  yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku












Mengapa Harus Melalui Yesus Kristus?


Mengapa harus melalui pengorbanan Yesus ada keselamatan ?

Pernyataan “kasih Allah merupakan penyebab sumber  perdamaian, harus ditegaskan sebagai suatu pernyataan yang pasti. Tetapi pertanyaannya sekarang mengapa harus melalui  Yesus Kristus adanya keselamatan/pendamaian? Atau mungkin kita terdorong untuk bertanya mengapa  harus melalui pengorbanan darah Tuhan yang mulia?. Anselmus  dari Canterbury bertanya : “ mengapa Allah tidak merealisasikan maksudnya kepada manusia hanya melalui dengan otoritas kehendak  dan firman kuasa-Nya. Jika kita mengatakan tidak bisa berarti kita menyangkali kekuasaan-Nya.  Jika kita mengatakan Ia bisa melakukan, tetapi Ia tidak mau, apakah hal itu tidak menyangkali hikmat-Nya.

Untuk menghindari pertanyaan-pertanyaan seperti itu menyebabkan kita kehilangan suatu hal yang penting dalam penafsiran karya penebusan Kristus dan kehilangan visi tentang beberapa hal yang berkenan dengan kemuliaan-Nya. Lalu pertanyaan sekarang mengapakah Allah menjadi manusia? Mengapa setelah menjadi manusia Ia  harus  mati? Mengapa didalam hal kematian-Nya  Ia rela mati terkutuk di kayu salib ?.

Berhubungan pertanyaan diatas dua pandangan terkenal  yaitu

  • Pandangan  Agustinus  dan Thomas aquinas  mengatakan.

Berpegang bahwa Allah dapat memberikan pengampunan dosa dan menyelamatkan orang percaya tanpa pendamaian melalui penumpahan darah cara lain terbuka bagi Allah karena tidak ada hal yang mustahil bagi-Nya, demikian kata mereka. Menurut mereka, cara pengorbanan Anak Allah merupakan cara yang Allah pilih didalam hikmat dan kedaulatan-Nya. Karena cara ini merupakan cara yang paling banyak bermanfaat  dan cara dimana Anugerah Allah dinyatakan dengan lebih luar biasa. Maka sekalipun Allah dapat menyelamatkan tanpa penumpahan darah, tetapi berkenan keputusan kedaulatan-Nya , Ia tidak melakukan penyelamatan dengan cara lain selain pengorbanan Yesus Kristus, oleh sebab itu bisa kita katakan dengan tegas bahwa keselamatan hanya didalam Yesus Kristus.

  • Pandangan  kaum Protestan.

Pandangan ini disebut sebagai  pandangan bahwa sekalipun bukan merupakan keharusan mutlak bagi Allah untuk menyelamatkan, namun karena keselamatan itu telah ditetapkan maka merupakan suatu keharusan bagi-Nya untuk menjamin keselamatan melalui  pencurahan darah Yesus di kayu salib.

Jadi  kedua pandangan diatas pada dasarnya  mengarahkan kita hanya pada satu keyakinan iman bahwa hanya pengorbanan dan penumpahan darah Kristus penebus  dosa  manusia diwujudkan. Dengan demikian kita dapat menjawab pertanyaan : mengapa harus melalui pengorbanan darah Yesus Kristus  ada penyelesaian dosa? Jawabannya adalah: Karena itulah satu-satunya cara yang sudah ditetapkan Allah berdasarkan tekad baik-Nya demi penyelamatan kita.

Hanya ada satu keselamatan Yesus Kristus.

Tentang keselamatan janganlah kita terpikat dengan tawaran-tawaran diluar  yang sering menawarkan bahwa keselamatan bukan di dalam Yesus Kristus. Seperti pemahaman Agama Islam dan Budha mengatakan  keselamatan  dapat diperoleh jika  memenuhi syarat  seperti :

  • Konsep keselamatan menurut Islam

Dalam agama Islam kita mendapatkan bahwa keselamatan atau hidup yang dapat diperkenankan allah, jika kita dengan tekun menjalankan 5 jalan perbuatan yang diwajibkan:

a. Melakukan sunat

b. Melakukan sholat

c. Melakukan amal

d. Melakukan perjalanan naik haji

e. Melakukan puasa

  • Konsep keselamatan menurut Agama Budha

Dalam agama Budha kita mendapatkan bahwa Nirwana dicapai dengan 8 jalan perbuatan:

a. Pandangan yang benar

b. Niat yang benar

c. Bicara yang benar

d. Perilaku yang benar

e. Penghidupan yang benar

f. Usaha yang benar

g. Ingatan yang benar

h. Pemusatan pikiran yang benar

  • Konfusius

Dalam ajaran Konfusius ajaran perbuatan sangat menonjol. Karena memang ajaran ini sangat bersifat etis. Manusia harus begini dan begitu supaya hidupnya selaras dengan jalannya alam semesta.

Jadi dari beberapa pemahaman tentang keselamatan ini, dengan tegas bahwa keselamatan hanya didalam Yesus Kristus. Sebab Yesus sendiri berkata : Yoh 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. Kemudia petrus  dan Yohanes  menegaskan dihadapan Mahkama Agama bahwa : Kis 4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. “Jadi Ayat-ayat ini menujukan ketunggalan keselamatan didalam Yesus Kristus.

Diingatkan walaupun kita tinggal ditengah-tengah agama yang berbeda-beda dan  suatu tradisi antara masa  pemberitaan injil tetapi,  kitapun harus mempertahankan sifat keesaan dan ketunggalan dari keselamatan yang digenapkan  melalui darah Yesus Kristus. Kita percaya Tuhan Yesus bukan hanya karena Ia adalah saleh, Guru yang Agung, atau manusia yang sempurna, tetapi lebih dari itu, kita percaya, karena Yesus adalah satu-satunya  Juruselamat dunia. Dan hanya Yesus yang layak disebut juruselamat karena Yesus memiliki syarat  dan kualifikasi sebagai Juruselamat.






Kita semestinya selalu bersyukur kepada Tuhan Yesus yang telah memberi anugerah keselamatan untuk hidup kekal bersamaNya...Dan saya tutup tulisan tentang keselamatan ini dengan seruan dari seorang tokoh di Perjanjian Lama, tokoh fenomenal untuk umat Israel:


Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.

Mazmur 103:1-5 TB

dan satu lagi di Perjanjian Baru, dari rasul Paulus:
12. Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku 13– aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman.
14. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus.
15. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: “Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.
16. Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal.
~1 Timotius 1:12-16

Terimaksih sudah membaca tulisan ini, kiranya menjadi berkat buat kita semua, untuk terus sampai akhir, memegang teguh iman dan keyakinan kita kepada Tuhan dan Juruselamat kita....  Tuhan Yesus memberkati.



Curriculum Vitae

On 00.31

 

B erikut curriculum vitae saya:

Silahkan lihat video berikut ini:





Dalam Format Image:








         Salam,
      
          Sukses Selalu

Photobucket


Bersedia Belajar











Leadership Transformation

On 01.14

 


B erikut tulisan Dr.Ir.Rachmat T.Manullang, M.Si yang berjudul: Transformation Skill...

Selamat membaca:















        Salam,
      
          Sukses Selalu

Photobucket


        Bersedia Belajar




Good Friday

On 21.41

 

Jumat Agung


Peringatan Jumat Agung. Good Friday

Therefore there is now no condemnation [no guilty verdict, no punishment] for those who are in Christ Jesus [who believe in Him as personal Lord and Savior]_Romans 8:1

Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. Roma 8:1

“Ada kasih, ada pengorbanan, ada kemenangan dan ada terang baru. Kegelapan telah dilenyapkan-Nya.
Selamat merefleksikan yaa di hari Jumat Agung ini...Good Friday... God Bless all.”

Salam, 

Sukses selalu 

Bersedia Belajar


Photobucket


Bertumbuh Ke Arah Kedewasaan

On 17.08

 

Bertumbuh Ke Arah Kedewasaan. Materi pembahasan yang diajarkan dalam pertemuan pembelajaran yaitu berkaitan dengan bagaimana sebagai remaja Kristen dapat bertumbuh ke arah kedewasaan secara maksimal. Adapun tujuan pembelajaran topik ini: menjadi murid yang bertumbuh ke arah keserupaan dengan Kristus.




































Salam, 

Sukses selalu 

Bersedia Belajar



Photobucket





























































Yesus Teladanku

On 09.21

 

Keteladan Tuhan Yesus. Materi pembahasan yang diajarkan dalam pertemuan pembelajaran yaitu berkaitan dengan bagaimana sebagai remaja Kristen meneladani kehidupan Tuhan Yesus. Adapun tujuan pembelajaran topik ini:





Urain materinya sebagai berikut:







Salam, 

Sukses selalu 

Bersedia Belajar


Photobucket